Resume Career Class Tematik Rumah Tangga vol. 1 with Mbak Triya


Bismillairohmanirrohim.. Alhamdulillah.. jumpa lagi dengan saya dala resume Career Class kembali. Yeyyyy 

MasyaAllah sekali ya.. karena tiket untuk join kelas ini, sangat-sangat limited edition. Bayangin aja, 500 tiket ludes dalam waktu kurang dari 20 menit.  MasyaAllah banget kaan..

Alhamdullillah kali ini aku akan nulisin resume nya, but maafpula kalau kurang pemaparannya, cs mba tria selaku pemateri sangat2  begitu semangat sekali, sampe kita seakan-akan ga kedip dan fokus terus dengerin, hihi. Di chat saja ada beberapa peserta yang minta dipelankan, namun kecepatan tetap. Artinya, emang beliau kalau ngomong gitu. Kitanya yang harus bener-bener nyimak deh pokokna. 

Materi Career Class kali ini juga begitu fantastis, about rumah tangga cuy.. wkwkwk… always dan always menark tuk dibahas kan, dari subuh dampe subuh, kmbali subuh lagi, ga akan bosen. Dengan judul “Meniti Visi Dalam Keluarga” resume ini saya hadirkan untuk anda, dan juga pengingat bagi saya tentunya :D

Dalam dunia sekarang yang perkembangannya sangat-sangat cepat, maka kita  perlu banget punya sebuat preferensi ya. Tips pertama, ikutlah sesuatu karna itu memang kebutuhan kita. Pilih2 pula akun atau berita yang kita baca.

Mbak Tria adalah seorang istri, dan juga ibu, mahasiswa s2, dan penggerak sosal. 

Kenapa kita harus meniti visi keluarga ? 
(Tidak dibatasi agama/ aliran, universitas, knowledge, hal-hal mendasar dalam pernikahan dan kemungkinan bisa diterapkan di semua pasangan)
1. Menikah adalah ibadah terpanjang, maka butuh persiapan dan upgreade ilmu jika sudah berjalan)
2. Menikah itu visinya baik, tapi kadang misinya berseberangan (beda pandangan) antar kita dan pasangan. (mulai lah cari persamaannya)
3. Setelah menikah, realita tak sesuai ekspektasi, maka butuh kelapangan hati, (kalo ada something  yang ngecewain kita, ingat lagi, visi misinya dulu apa sama dia) 
4. Visi misi nantinya akan menjadi activity yang tentu akan diuji. (24 jam kita selalu sama pasangan, bohong  jika gak ada ujiannya. Tapi yakini, bisa jadi dengan ujian itu, kita bisa lebih bahagia. Dan memang, ujian itu akan selalu ada )
5. Visi misi ini butuh materi, konsekwensi, dan sistemasi , aku mau berbagi referensi.
Beliau nerangin teori, peran dan status buat membedah tema ini. Dan yang aku tangkap, diantaranya, ketika kita akan berumah tangga, :
1. Sudahkah kita bisa berperan sebagai suami atau istri ?
2. Sudah bisakah memutuskan dan mau menanggung konsekwensi dan keputusan yang diambil dengan peran dan status sebagai istri ?
3. Sudahkan tau siapa diri kita dan apa yang  akan kita capai ? 

Menikah itu sebuah keputusan, untuk apa kamu menikah ?, maka kembalikanlah ke visi misi hidup kita. So, pastikan mulai sekarang kita punya visi dan misi dalam hidup ya ;)
Klo kita lihat orang-orang yang udah nikah, selalu aja posting kebahagiaan-kebahagiaannya aja ya.. ya namanya juga Dunia maya. Banyak orang ingin  selau terlihat baik, (dan ini juga sebagai bentuk mengingat2 kebaikan2 suami juga sih, katanya, wkkwk).  

Tips ke-2, ketika belum bertemu dengan jodohnya, berdoalah yang lengkap. Jangan hanya minta pasangan yang baik, tapi minta juga keluarga yang  baik. Berdoa agar dikarunia jodoh yang mendukung mu, visi misi mu, mimpi-mimpi mu  ;)

Karena itu, hal utama, hal nomer 1 yang perlu diketahui adalah, kita harus tau siapa diri kita, inilah proses pengenalan diri itu,  ketika kita tau kita ingin memilih apa, dan mau menanggung konsekwensinya 
Gimana cara kamu memantaskan diri menjadi suami atau istri 

Jodoh, pasangan, kecocok.an, itu semua rezeki. Rezeki itu butuh dijemput, butuh dicari, dan butuh AKTIF memantaskan diri. 

Visi, mau menikah dengan orang seperti apa ? dan gimana cara menemukannya ? harus dipikirin ya .. kalo udah tau diri ini seperti apa, maka kita buat tuh kriteria, mau nya orang seperti apa. gak harus dia sesuai 100% dengan keinginan kita. Maka, mulai kan dari persamaannya dulu. Contoh, mba tria orang yang social antusias , punya cita-cita dosen jadi minimal harus s2, suka keluar, traveling, mandiri. Nah, ketika ada orang yang “ngode”, tertarik dengan kita, langsung aja kita “tembak”, dalam arti, apakah dia sevisi dengan saya, apakah dia ada di kriteria saya, nah,, “aku bisa “nembak” gini, karena aku sudah siap dengan  konsekwensi peran.  Aku udah tau, kalau aku nikah, pagi, suami ku akan berangakat kerja, berarti aku harus menyiapkan sarapan.  Bukan lanjutin tidur”, kata mbak tria.

Mulai dari persamaan ya,, 

Jadi misal, mbak tria suka bisnis, suaminya suka karir, maka gak cocok jadi keluarga karir. Mbak tria suka social, suaminya suka social, jadi deh keluarga social. 
Dalam pernikahan, harus jelas pembagian tugasnya. Tapi, kao tugas lahiriyah, ya harus dikerjain sendiri. Misal, menyusui. Mba Tria bawa anaknya kuliah, agar bisa tetap menyusui, dan ini adalah konsekwensi yang diambil, sehingga kita gak mudah nyalahin orang,
Menikah itu bukan sekedar  perkara emosional, tapi rasional. Bukan sekedar harapan, tapi perjuangan. Hidup berumah tangga sangat jauh berbeda dengan kehidupan saat sendiri. Jadi jangan memandan pernikahan dari kacamata kita, karena ada factor x, y, z.

Hakikat Pernikahan
Menikah bukan sekedar keinginan 2 insan yang menghubungkan dua hati dan dua keluarga melainkan menghubungkan dua kebaikan yang harus bermuara pada kebaikan dengan manfaat yang jauh lebih besar. Dengan punya visi misi, kita menjadi punya activity

Cara bangun Visi Misi

Menikah itu bukan hanya ngomongin cinta tapi tanggungjawab dan konsekwensi
1. Clearkan masa lalu (komunikasikan,   “..kita gak jadikan ini masalah ya..”)
2. Melihat karakternya, (cara terampuh melihatnya adalah dari komunikasi lisan, dan cek di orang terdekatnya)
3. Membuat family mapping. Mengetahui masing-masing keadaan keluarga dari kedua belah pihak, sehingga tau skala priortas dari activity yang akan dilakukan.
4. Re-dreams mapping, mengevaluasi 

Temukan caramu sendiri dalam meniit visi keluarganya, bisa dengan :
1. SWOT
2. Diskusi
3. Debat (kuat2an referensi)
4. Rancang kurikulum 

“jangan mau diajak hidup susah, tapi jawablah oke jika diajak berjuang bersama”

Membangun keluarga 
1. Cari kesamaan (pilih ranah kontribusi mana yang mau diambil / visi besar )
2. Komunikasi (menjadi kunci)
3. Prinsip kesetaraan (setiap orang punya kesempatan yang sama  asala jangan lupa dengan peran utama)
4. Jangan berekspektasi (jangan memberikan standar kepada pasangan)

“cara menjaga semangat paling mudah adalah mengingat kembali alas an kenapa dulu kita mengambil pilihan ini”

“menikah itu ibadah panjang , makanya pasti ada ujian. Jadi diulang-ulang terus visi misi pernikahan kita dengan pasangan”.

Setiap akhir tahun, selalu membuat live map planning. Membuat kegiatan, setiap tahun, bikin target harus dicapai berapa digit.. target memang harus kuantitatif dan jelas. Bikin sejelas mungkin. 


Sesi pertanyaan 
Manage time: libatkan semua orang untuk meraih mimpi. Jadikan mereka super tim. Termasuk prodi jurusan.. 

Cari win win solution 

Dalam pengenalan, sampaikan plus dan minus kita, bukan pencapaian2 kita. Karena kalo ga gitu orang akan minder.  “aku mau bangun komunikasi dengan begini.. aku mau nguatin di arah sini..”

Dalan suatu ujian, jangan ngeluh, kalo dengan pilihan itu kita capek. Mencari titik tengah. Dan gak gak ketemu berarti satu-satunya cara adalah ibadah.

Tahap menikah,  start dengan pertanyaan simple, mau dibawa kemana.. goalnya seperti apa.. 5 tahun ke depan rencananya gimana.

 Sampai kapan proses pengenalan diri 
Pengenalan diri itu akan selalu kita lakukan sampai mati. Kita disebut sudah mengenal diri, kalo kita sudah selesai dengan diri sendiri. Kita sudah mandiri. Kita tahu konsekwensi dan kita komitmen dengan diri sendiri. Ketika kita sudah punya ilihan dan komitmen. 
Perubahan adalah kepastian, dan cara menghadapinya engna adaptasi, dan orang yang bisa hidup adalah orang yang bisa adaptasi. Ujian akan selalu ada, dan kita jawab denngan iman. Ujian gak akan selesai sampai mati. Manusia sebagai mahluk dinamis. Maka dia harus mengenali dirinya lagi dan persiapan lagi.

Karena itu, tentukan goal-goal tertentu, karena ini akan sangat membantu kita.
Jujur dengan diri kita sendiri

Orang yang  Cuma bilang iya, iya aja, gimana caralihatnya : diuji dengan aktivitas, dan cek dengan orang-orang sekitar, konsekwen apa enggak. Dan kesepakatan memang harus diuji dengan perbuatan
 Kalo orang berubah -> harus dikomunikasikan
Orang baik tetap diuji, dan akan diuji dengan sesuatu yang kita cintai. Jadi, setiap orang sebaik apapun, tetap aja ada yang gak suka, adalah ujian. Suami memang kadang menjadi sumber ujian, tapi ingat-ingat lagi, saat kita dlu menerimanya. 


“jangan baper kalo mau jadi orang yang berarti”

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Resume Career Class with Pak Satya Radjasa




Alhamdulillah patutlah saya bersyukur atas nikmat yang telah Allah berikan, karena dgn rido Nya lah saya dapat mengikuti Career Class ini. Bisa diketahui, dalam waktu 60 menit saja, sudah 500 orang mendaftar. Masyaallah, takdir lah yang telah menjadikan kita salah satu dari peserta tersebut. Ikutan kelas kayak gini tuh bikin kita berapi api nge charge energi positif karena kita berkumpul dengan orang² berenergi positif. Bikin kita semangat menjalani hidup inih. Wkwkwkwkwk.
Sblmnya.. terimakasih kepada Mas Kurniawan Gunadi, Mbak Aliya, dan Tim Career Class, selaku penyelenggara kelas ketje bgt ini :) :D

Nah di acara ini banyak pula untold kisah dr seorang pak Satya

Pembahasan Career Class adalah Unleash Your Potential. Narasumber kali ini adalah Pak Satya Radjasa. Beliau adalah CEO Korn Ferry.

Materinya terdiri dari 5 Chapter
Jadi, di Capther 1 , beliau bercerita, lahir di keluarga yang saling mencintai dan mensupport. Ekonominoke, namun bukan keluarga yang kayaaa banget juga. Sedengan lah..

Di Chapter 2, diusia belasan tahun, adalah fase berbalik 180 derajat dr sebelumnya. Indonesia sedang terjadi krisis besar² an dan ibu beliau sakit² an lalu meninggal dunia. Dan ada saudara kandung yang keluar masuk penjara pula. Wah ini sering banget dan sangat berdampak di jeluarga kan pastinya.
Coba lihat, apa yang orang lakukan ketika dalam situasi seperti ini ?
Dan... dimana pun kita, akan selalu diminta untuk memilih. " Ngadepin kesusahanan hidup itu cuma ada dua pilihan, being negative, Nganggap Tuhan gak adil dan komplain sana sini, atau yaudah terima. Embrace the pain dan jadiin buat terus moving forward, berani memilih untuk survive.
"Justru inilah cara, bagaimana Allah mengajarkan untuk survive, beliau yakin, Tuhan bekerja dengan misterius"
SURVIVE. We need to survive, karena inilahnalasan untuk bisa hidup.

Alhamdulillah, masuk nih ke Chapter 3, The 1st Experiment

Pak Satya selalu mengambil pelajaran dari setiap pengalaman. Sebagai contoh nih, pengalaman beliau pertama bekerja, adalah sebagai the drag conselor gaess,, dan tempat nya di The Daytop Village di New York thn 2000.
Beliau tinggal dengan orang² yang kehidupannya sangat berat. Disinilah beliau belajar the meaning of social...

Berlanjut ke Chapter 4, The year of 200+ job application
Bayanging gaessss
Bahkan beliau jg pernah kirim 5x surat lamaran di satu perusahaan
Daaan
Alhamdulillah beliau diterima di Nestle dgn gaji pertama waktu itu 1,1 juta.

Kisah selalu belajar nya beliau ada di Chapter 5, The fortunately constant failures and learnings

Begitulah, Pak Satya diterima kerja pertama di Nestle dengan gaji 1,1 juta. Waaah zaman itu, untuk ukuran gaji pertama lunayan tinggi ya, sampe biki Pak Satya agak belagu (wkwkwk ). Dengan kesombongannya, 3 bulan.. 4 bulan.. Pak Satya ngerasa ada something wrong, dan terbuktilah.. beliau kena komplain suatu hari.. disinilah Pak stya belajar.. oh ternyata gue gak perlu belagu ya.. gak perlu sombong.. sok PD... apalah..
Dan di Nestle juga beliau belajar bagaimana pabrik bekerja, bagaimana bisnis bisa berjalan..

Lalu beliau pindah kerja ke HayGroup, belajar dengan orang² dari negara lain. disini beliau belajar "bagaimana kita merespon dengan baik"
Pentingnya kita build relationship and network dengan banyak orang, karena ini akan sangat membantu karir kita. Kita tuh kayak membuka pintu akses (termasuk dari membantu oran

Selanjutnya beliau bekerja di Unilever. Disini Pak Satya belajar agility. Agility is learn, unlearn, relearn, and REPEAT dan inilah yang dibutuhkan dalam karir.
Be Bold to be different, jangan stop acting, and make the change

And selanjutnya, beliau bekerja di Mercer. Disinilah beliau belajar bangun sebuah bisnis. What is important from .. Challenge is very good

Finally, Pak Satya mendirikan Korn Ferry, be a CEO yey

But, panjang banget yah proses yg dilalui, dan banyak pelajaran yang bisa di ambil, bahwa

1. Humility . Banyak bersyukur dan sering menolong sesama. Udah diceritakan oleh beliau, dulu oernah sombong ternyata malah mendatangkan kesialan 🤣🤣

2. Persistance dan tetap rendah hati. Ini betul banget, karena ada pertanyaan dr audiens, "apa sih, syarat untuk bisa di mentor Pak Satya ?
Jawabannya.. Gak ada, selama gue punya waktu n sempet, gue bakal dengerin lo, gak peduli lo siapa.. CEO apa ga.. "
Dan juga statement beliau, "Gue gak pernah ceritain kekayaan gue, gue seorang CEO, no.. i just say, I proud of my family.. my child.. my activity.. "

3. Purpose. If you have direct purpose, then akan bantu lo untuk dapat karir apa yang cocok. Gue punya 3 tujuan dalam hidup.
-Gue mau keluarga gie gak ngerasain apa uang gue rasain dulu, so gue bekerja keras, kerja pintar dan kerja cermat
- want to help others. It is the sense of purpose.
- we need to be ..

Jd kuta harus jadi orang nih, dan kita harus mau untuk explore, challenge, keluar dari comfort zone

Life is hard , tapi kita harus maju.
Gak akan ada karir bagus dengan duduk manis.
Set your mind to focus, just do it
Kesalahan adalah pembelajaran

Choose one dengan semua konsekwensi.
You must have some of purpose with your team.

4. Always say, " I want to became the best... next nya apa ya..
Kita harus bua diri kita beda dengan orang lain

5. Support system. Temukan, bisa siapa saja, karena ini bikin lo fokus. Penting karena mereka membantu kita untuk berkembang.

- Set your life on fire. Seek those who fan your flames, Rumi-

6. Fail, Get Hurt (and Learn)
7. Build relathionship , karena ini bikin sustainable. Kalo pengen, ya kejar. Bangun dengan tulus

8. Jangan Takut
Gagal, malu, sakit,
Pandang bahwa, sakit adalah hal yamg harus dipelajari terus² an dalam hidup.
-everything happen for reason- ¹¹
Kegagalan, kebahagiaan , itu pasti akan memberikan value² yang berbeda. "Dalam hidup, lo gak akan lihat jalan yang jelas, lo akan tetep lihat jalan berkabut dan rintangan²

9. Fokus pada control
What you control, progress, buat impact, make different
Exp : " eh, kalo dikerjain si x (lo) .. hasilnya lebih bagus lho... buat orang itu suka n percaya sama lo"

10. Temukan apa yang pengen lo capai

"So.. Gue bener pesen "... kata Pak Satya

1. Self believe, lakukan semua hal dengan ikhlas, ketika dihadapkan dalam masalah, pilih untuk cari solusi, terus maju, dan learn. Di setiap prosesnya, kita harus yakin kita mampu. You have to full control of your destiny
2. Challenge your self, hal² yang buat impact baru
3. Build Relationship, karena ini investasi kini dan nanti. Semesta akan dukung kalo kits melangkah
4. Experiment always, belajar terus dari kegagalan. Kita harus trial n error dan lecet untuk menghargai proses dan hasil
5. Be Irreplacable, buat legacy dan bikin kita punya value yang tak tergantikan sama talent lain


Ask :
1. Apa kegagalan yange pernah dialami dan gimana menyikapi?
:Gue balik tanya ya, apa benefit dari sedih dan down ? Move life always like move chest.."

2. Sampai usia berapa kita bisa menentukan bahwa masih ada waktu untuk experience thing (dr perjalanan Pak Satya yamg berkarir dr satu perusahaan ke perusahaan yg lain).
"Lupain masalah usia
Make sure you understand what you want, and resiko nya terkakulasi. Contoh nih, gue kerja disini, dalam waktu 2 tahun. Kalo berhasil gue ambil, kalo enggk gue cari lain".. jadi kita harus bisa mengkalkulasi diri

3. Pernah Burned out ?
"Wajar dan dirasakan oleh banyak orang.. cara ngatasi, ya liburan, jalan², belanja, hobby nya apa.. itu bikin kita fresh lagi"..

4. Gimana cara build networking ?
"Kalo lo malu, lo gak akan kemana².. just do it.. jalani aja.. coba.. untuk melakukan"

5. Kapan waktu terbaik buat resign ?
"Ketika lo stop learning, karena udah lo pelajari". "Ketika lo jadi bagian dari solusi sebuah masalah, disitulah letak kamu telah belajar "

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Peran Keluarga dalam Memutus Lingkar Bullying


Answer

Hai mbak Rifqi Riva Amalia

Ya benar, empati merupakan keterampilan yang dapat diajarkan. Sebelumnya, perlu dibedakan pengertian empati dengan simpati ya. Empati adalah kemampuan untuk memahami dan merasakan apa yang dirasakan orang lain, mampu menempatkan diri pada posisi orang lain, sedangkan simpati adalah rasa sayang, belas kasihan, ikut bersedih, dll. Keterampilan empati ini dapat diajarkan sejak usia dini, mulai usia 3 tahun. Ada berbagai cara menumbuhkan empati, diantaranya:
Mendengarkan aktif. Ketika anak sedang bercerita, kita dapat mendengarkan secara aktif dan dapat menanggapi sesuai dengan ekspresi.
Mengenali kosakata emosi: marah, sedih, takut, kecewa, senang
Menjadi teladan bagi anak, menunjukkan kepedulian pada orang lain
Menjadi detektif kebaikan anak
Mengunjungi orang sakit, atau ke panti sosial/asuhan
Membuat project sosial dengan anak

Untuk usia dini dengan kemampuan kognitif yang masih terbatas maka lebih efektif dengan contoh langsung dan bermain peran

Ask :
Anak saya merupakan salah satu korban perundungan sosial...pernah dikucilkan oleh teman-teman perempuan satu angkatan ketika kelas 5 &6 SD, dimotoriti dimotori oleh satu orang yg iri karena anak saya sangat aktif, pintar secara akademik, serba bisa dan sering mewakili sekolah untuk lomba. Teman-temannya mau melakukan pengucilan krn dibawah ancaman. Anak saya yang semula kuat mental akhirnya tumbang juga, fisiknya sakit terutama sakit perut, sering pusing dan sering saya bawa ke dokter tapi dokter tidak bisa membuat diagnosa. Akhirnya saya sadar jika anak saya mengarah ke kondisi depresi. Dia saya kuatkan secara mental. Pelan-pelan tapi lumayan ada hasil. Setelah lulus dia tidak mau sekolah di sekolah umum karena pasti akan bertemu dengan teman-teman SD nya.Akhirnya dia masuk sekolah di luar daerah. Pertanyaan:
1. Apakah kejadian di SD tersebut akan terus menjadi trauma? Bagaimana terapi penyembuhannya?
2. Apakah kondisi tersebut bisa kambuh ketika anak mengalami kondisi yg serupa meskipun dalam kadar yg ringan?

Answer : Turut prihatin ya mbak Noor Inna, semoga ananda sudah bisa melewatinya.

Trauma bisa muncul jika bertemu dengan 'trigger' (pemicu) yang serupa. Orangtua dapat memberikan dukungan sosial, bagaimana mencari teman (adab berteman), Family meeting. Juga membantunya mengenali apa itu bullying, dan bagaimana cara menghadapi bullying, dapat dilakukan dengan _briefing_ dan _roleplaying_ .
Orangtua juga dapat membantunya memaknai ulang peristiwa yang dialami menjadi hal yang lebih positif. Jika masih depresi dapat dikonsultasikan pada psikolog terdekat.

Ask :
Pada Peran Keluarga, poin satu disampaikan bahwa Temukan dan dorong minat bakat anak yang dapat membantunnya meningkatkan harga diri. Pertanyaannya: 1) Bagaimana kita sebagai orang tua bisa menilai bahwa kegiatan yang dilakukan anak sudah atau belum meningkatkan harga diri nya? 2) Apa saja yang perlu diperhatikan dalam menilai apakah kegiatan yang dilakukan anak perlu diteruskan atau tidak? dan 3) Apa bedanya meningkatkan harga diri dengan meningkatkan kepercayaan diri?

Answer :
Terimakasih mas Ilham pertanyaannya lengkap ini.

Kita seringkali itu menjadi pemadam kebakaran. Baru bereaksi ketika terjadi tindakan bullying. Syukur2 ya kalo ortu itu aware dengan kondisi anaknya. Ada yg malah menganggapnya hal sepele. Dan ada pula yang anak yg tidak berani cerita pada orangtuanya karena takut dimarahin.

Jika kita sebagai orang yang mengetahui kasus tersebut, maka kita bs menjadi pendengar yang baik untuk anak tersebut bercerita, dan kemudian arahkan bagaimana dy dapat melindungi dirinya sendiri

Pada kasus orangtua yg tidak aware dg kondisi anaknya yg mengalami bullying jika dibiarkan saja anaknya dapat berkembang mengalami gangguan psikologis seperti kecemasan, depresi, dll.

Ask :
Baik kak, kemudian Mba..  Pada kasus bullyng yang dialami orang-orang yang memiliki kekurangan fisik.. Bagaimana tipsnya untuk melejitkan potensi diri ditengah keterbatasannya..

Answer :
Insyaallah setiap orang itu unik dengan kehebatannya masing2. Tidak dipungkiri kadang yang berbeda secara fisik ini mendapat bully-an, dan ini semakin membuat beliau2 ini jadi kurang percaya diri.

Kuncinya kenali diri lagi, temukan apa yang bisa ditingkatkan. Bisa cari video paralympic atau born different

 Terimakasih mbak Adhya. Kita yang menjadi detektif kebaikan anak. Seringkali orangtua pada umumnya itu hanya fokus pada kekurangan anak saja, padahal anak-anak juga telah melakukan kebaikan2.

Misal, kita apresiasi si anak ketika dia melakukan perbuatan baik dan positif, dengan mengucapkan terimakasih.

Bisa juga dengan memberikan pujian pada perilaku baiknya

Ask :
Bagaimana menghentikan aksi Bullying? Mari saya ajak bapak, ibu, mbak, mas, disini semua untuk bergandengan tangan melawan bullying.

Dengan cara kita mulai dari keluarga kita masing2, cek cek dulu masih ada bullying ga di dalam keluarga kita? Semoga tidak ada ya yang kita justru jadi pelaku bullying tersebut. Mentang2 kita punya power sebagai orangtua bukan berarti kita bertindak semena-mena pada anak kita.

Bisa jadi anak yang pelaku bully juga karena menjadi korban bully di dalam keluarganya.


Selain itu, kita dapat ikut mendorong sekolah untuk menerapkan kebijakan antibullying atau penanganan kasus bullying di sekolah tersebut


Kita sebagai masyarakat pun dapat ikut berperan serta mengkampanyekan gerakan antibullying ini.
Dampak bullying dapat berbeda-beda pada masing-masing orang, dan yang paling parah ya dapat mengakibatkan kecacatan bahkan kematian

Ask :
Saya seorang guru. Di kelas saya, ada 1 anak pemilik yayasan yang sehari-harinya selalu di sekolah. Anak tersebut memiliki hambatan dalam emosi sehingga ketika ada masalah dengan temannya ia cenderung marah, menyerang, dan mengadu pada ibunya kemudian ibunya akan memanggil teman2 yg bermasalah dengannya tersebut. Melihat kondisi anak tersebut, teman2 yg lain lalu menjauhinya karena menurut mereka anak tersebut menyebalkan. Sebagai guru bagaimana saya harus bersikap?

Answer :
Bu Fera bisa menciptakan ruang kelas yang menyenangkan untuk semua anak.  Ajak anak-anak untuk menghargai perbedaan dengan berkasih sayang, bukan untuk terus menggoda anak yg berkebutuhan khusus tersebut. Anak tersebut jika masih ada hambatan emosi yg kemudian mudah memunculkan perilaku agresifnya dapat diberikan pendampingan untuk mengelola perilakunya, misal mengenali kosakata emosi. Anak-anak juga dapat dipandu untuk mengekspresikan emosinya.

Guru juga dapat menjadi teladan bagi anak-anak, bagaimana memperlakukan anak2 dengan segala perbedaan yang ada

Ask :

Saya merupakan korban bullyng dari SD sekitar 6 tahun Saya dibully dikarenakan Saya memiliki kekurangan fisik (palato bilateral) atau bibir sumbing dan kurang fasih berbicara sehingga dijadikan bahan bullyng. Saat itu Saya sangat trauma dengan perlakuan teman-teman Saya. Namun, alhamdulillah orang tua, keluarga Saya selalu mensupport Saya hingga saya bisa melejitkan potensi diri Saya dibidang seni, dan training motivasi hingga ke tingkat Nasional. Terlepas dari potensi Saya dan support keluarga.. Saya sering kurang percaya diri, pertanyaannya apakah korban bully bisa melepas rantai ketidak percayaan diri dan bagaimana upaya kuat untuk menghilangkan rasa tidak percaya diri bu?


Answer :
siip anda sudah dapat menemukan potensi yang dapat meningkatkan kepercayaan diri anda. Korban bully dapat melepas dari rantai bully dengan tidak melakukan dendam, memposisikan diri bukan sebagai korban yang terus2an tidak berdaya, tetapi pilih berdayakan diri dengan menguatkan rasa kepercayaan diri dan memaknai ulang peristiwa yang dialami. Menguatkan rasa percaya diri dengan visualisasikan kembali saat-saat tampil penuh percaya diri. Pasti pernah dong percaya diri dalam bidang seni, bahkan training motivasi.

Visualisasi= pejamkan mata, bayangkan, hadirkan saat2 itu seperti sedang nonton film/video diri sendiri tampil percaya diri.


Izin menganggapi.. Betul sekali itu mba.. Namun, pasti ada saja lingkungan sekitar yang berusaha membuat down.. Dengan mengikuti kegiatan komunitas organisasi akan membantu kita agar lebih percaya diri..
Kita tidak dapat mengatur orang lain mengeluarkan kata2, tetapi kita bisa membekali anak2 untuk berani melawan bully. Bisa cek di boks pemberdayaan diri

*Golden rules* perlakukan orang lain sebagaimana anda ingin diperlakukan.

Terus lakukan kebaikan, karena kebaikan itu sesungguhnya untuk kita sendiri.



 *Kesimpulan _Sharing Online_ Memutus Lingkar Bullying* malam ini:
- Isu bullying masih sering dianggap kenakalan anak biasa. Padahal dampaknya bisa amat parah dan sampai mengarah ke kasus bunuh diri.
- Keluarga merupakan pendukung utama yang tidak hanya mengobati, namun mencegah terjadinya bullying.
- Salah satu yang dapat mencegah terjadinya bullying adalah dengan mengajarkan dan membiasakan sikap empati kepada anak. Beberapa cara menumbuhkan empati, di antaranya dengan mendengarkan aktif ketika anak bercerita dan menanggapi sesuai ekspresi.
- Orang tua sebisa mungkin membantu anak mengenali apa itu bullying sejak dini dan bagaimana cara menghadapi bullying, misalnya melalui role playing. Penting bagi orang tua untuk mempersiapkan anak agar dapat melindungi diri.
- Untuk mencegah bullying, orang tua dapat mendukung anak untuk menekuni kegiatan positif yang dapat meningkatkan harga diri dan kepercayaan dirinya. Hal ini memerlukan observasi orang tua. Jika anak menyukai suatu kegiatan tertentu, tugas orang tua adalah memfasilitasi dan mendukungnya sesuai kemampuan.
- Anak juga dapat lebih percaya diri jika dia diapresiasi di dalam keluarganya. Oleh karenanya, biasakan orang tua mengapresiasi ketika anak melakukan perbuatan baik dan positif, misalnya sesederhana mengucapkan terima kasih kepada anak.
- Kita tidak dapat mengatur orang lain dalam bersikap atau berkata-kata, tetapi kita bisa membekali anak-anak kita untuk berani melawan bullying.
- Bullying dapat meninggalkan trauma dan juga berdampak pada kondisi fisik (pusing, mual, sakit perut, dsb). Jika menemukan tanda-tanda tersebut, orang tua baiknya waspada dan berkonsultasi dengan psikolog terdekat.
- Korban bullying dapat melepas dari rantai bullying dengan tidak menyimpan dendam serta memberdayakan diri dalam hal-hal atau bidang yang dia minati atau memiliki keahlian. Ini dapat menguatkan rasa percaya diri.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Mengasuh Anak Tanpa Bentak

Resume Kulwap

Mengasuh Anak Tanpa Membentak

Nara sumber : Nova Nurmala Sari (akademisi Ilmu Keluarga & Konsumen IPB, pembicara serta praktisi parenting)

******************************
Menurut ahli parenting, definisi Pengasuhan adalah saat dimana orang tua memberikan pengetahuan, pengalaman, keahlian dalam melakukan pemeliharaan, perlindungan, pemberian kasih sayang & pemberian arahan kepada anak.

Pengasuhan tidak hanya seberapa lengkap fasilitas yang telah kita berikan ke anak, atau tidak hanya menuruti apa yang anak inginkan. Tapi harus lengkap sesuai definisi diatas.

Coba ayah bunda telaah dibagian mana dari definisi pengasuhan di atas yang belum kita berikan ke anak

Pengasuhan adalah proses yang sangat panjang selama anak hidup di dalam keluarga hingga anak keluar dari rumah (menikah).

 Pengasuhan yang baik bukan hanya mengandalkan kemampuan intelektual orang tua. Tapi juga melibatkan kecerdasan emosi.
Dalam artian bahwa orang tua mampu menyadari apa yang di rasakan anak dan mampu memberikan empati apa yang dirasakan anak. Seperti dapat menenangkan dan membimbingnya untuk mengatasi perasaan yang dirasakan. Untuk mencapai tahap ini, maka sebelumnya perlu dibangun komunikasi yang baik antara anak dan orang tua.
Ayah dan bunda tentunya sering mengajak anaknya ngobrol, main bersama atau jalan-jalan bersama kan? 😃

Beberapa pola emosi yang berbeda di setiap umur anak :

1. Anak pada usia toodler (12-36 bulan). Anak pada usia ini, emosi yang muncul terkadang singkat tetapi mudah berubah jika kita pintar mengalihkannya.

Ada 5 pola emosi pada anak usia ini

Yang pertama adalah *kemarahan* Beberapa penyebabnya antara lain:
A. anak merasa ada yang menggangu usahanya untuk bergerak atau berkatifitas lainnya
B. Anak merasa ada yang menghalangi keinginannya
C. Anak merasa tidak ada yang bisa memahami dirinya

Ketika anak marah dengan pola-pola diatas, ia akan mengekspresikan  perasaannya dengan menjerit bahkan terkadang menendang-nendang dan memukul atau menjerit. Kemarahan anak juga dapat kita lihat ketika sang anak mengacak acak barang yang ada dan membantingnya. Juga terkadang bisa dengan melompat lompat, berguling-guling atau rewel

Cara mengatasinya :
Kita jangan langsung memarahinya atau membentak bahkan berbicara yang negatif kepada anak. Karena anak belum sepenuhnya mengerti bagaimana cara mendapatkan perhatian dari orangtuanya.
Coba untuk peluk anak atau gendong terlebih dahulu. Jika anak sudah bisa bicara, ketika sudah cukup tenang setelah dipeluk/gendong, coba untuk tanya dengan lembut apa yang diinginkan. Terutama kita sebagai orang tua jangan sampai terpancing dengan kondisi yang ada. Ingat untuk selalu memberikan yang terbaik untuk anak.

Yang kedua adalah *Rasa Takut*
Penyebab dari rasa takut ini anak akan merasakan benda, situasi, mendengar suara (bisa suara apa saja termasuk suara hewan dll) maupun orang asing. Tingkah lakunya ketika merasakan hal tersebut anak akan berusaha untuk menghindar dari apa yang ia takuti, dibarengi dengan merengek atau menangis.
Cara mengatasinya : pastikan anak selalu berada didekat kita dan anak juga tau jika kita ada untuknya

Selanjutnya adalah emosi *Rasa Gembira*
Biasanya anak merasakan emosi ini ketika bercanda atau melihat hal yang ia senangi. Tingkah lakunya biasanya anak akan tertawa tersenyum dan menggerakkan tangan kakinya dengan senang. Dalam kondisi ini, sebaiknya kita sebagai orang tua ikut terlibat gembira dan merasakan kesenangannya, jangan sampai acuh. Sebagai  pemberitahuan kepada anak bahwa hal ini adalah hal yang baik yang orang tuanya menyenangi emosi tersebut.

Dan emosi yang terakhir yaitu *Anak merasakan Kasih Sayang*
 Penyebabnya biasanya anak melihat bagaimana orang tua nya maupun keluarga besar lainnya memperlakukan hewan atau benda disekitarnya. Anak akan melihat bagaimana ketika ayah bunda merawat seekor kucing misalnya. Atau bagaimana merawat kendaraan. Tingkah lakunya biasanya anak akan memeluk, membelai dan mencium objek atau orang yang di cintainya

Respon kita sebaiknya jangan melarang anak ketika mengekspresikan emosi kasih sayangnya tersebut. Meskipun benda yang mau dipeluknya kotor.
Tapi perlu diawasi pula objek benda tersebut tidak membahayakan anak ya ayah bunda

2. Anak pada usia pra sekolah (3-6 tahun)
Disini saya menekankan bahwa keluarga menjadi peran besar dalam mendorong anak untuk memunculkan inisiatif dan cara menghargai sesuatu.
 Ekspresi emosi yang dirasakan pada anak di tahap usia ini, tergantung dari kesadaran kognitif apa yang anak lihat dan apa yang anak pikirkan, serta hubungan sosial dan lingkungan. Di anak usia 3-4 tahun perkembangan emosinya meliputi sudah mengenal rasa frustasi, merasakan rasa takut pada gelap / ditinggalkan, dan anak sudah mampu mengembangkan keterampilan mengendalikan diri.

Di anak usia 5-6 tahun, perkembangan emosinya  sang anak dapat mengungkapkan dan memahami perasaan, sudah mulai memahami kata-kata aneh dan mengenal mana perlakuan benar dan salah. Responnya untuk anak di usia pra sekolah ini, orang tua sebagai contoh dan panutan (role model) memberikan dan menunjukkan kepada anak sikap dan perilaku yang baik. Karena pada usia ini adalah masa dimana anak akan menjadi peniru yang sangat baik

 Perlu di ingat : *Jangan sampai keluar kata-kata yang tidak baik/sopan dari mulut kita di depan anak*
Dan jangan lupa, pilih dengan bijak lingkungan sekitar ya ayah bunda. Karena bisa jadi anak dapat meniru dari tetangga atau orang yang berinteraksi disekitar rumah kita 😉

3. Anak pada usia sekolah (6-12 tahun)

Pada usia ini merupakan proses belajar anak dalam mencari saat yang tepat untuk mengekspresikan emosinya. Pemahaman dan pengaturan emosi anak mulai meningkat. Anak di usia ini sudah dapat menyadari rasa bangga dan malu dengan baik. Anak juga sudah mampu mengatur ekspresi emosi dalam situasi sosial. Ia juga sudah mampu menyadari perasaan dirinya dan orang lain.

Cara merespon emosi anak di usia ini kita sebagai orang tua sudah bisa menjadi pendengar yang baik dan teman curhatnya. Ingat ya ayah bunda, untuk mencapai tahap itu,  jangan lupa kembali untuk membangun komunikasi yang baik dengan anak, jika belum mulai ajak anak ayah bunda pergi jalan hanya berdua saja ya dengan jarak bisa 2 Minggu sekali.
 Jika anak lebih dari 1, ayah bunda bisa mengajaknya secara bergantian dan libatkan pasangan kita untuk melakukan hal yang sama.

4. _Anak pada usia remaja dan dewasa awal_ (12-20 tahun)
Usia ini bisa dikatakan sebagai masa yang dipenuhi dengan konflik mood yang berubah-ubah (stroom and stress).
Pada usia ini juga, terkadang anak melakukan pemberontakan atau bahkan melawan yang terkadang kita sebagai orang tua sulit untuk memahaminya.

Respon kita dalam menyikapinya adalah mencoba untuk menghargai emosi anak. Kemudian ajarkan anak untuk bisa _speak up_ atau menceritakan setiap persoalannya ke orang tuanya. Ini kembali dilakukan untuk membangun hubungan yang baik antara orang tua dan anak.  Selain itu, ajarkan juga untuk meluapkan emosinya dengan bercerita kepada orang yang tepat. Jangan sampai masalah yang ada malah dipendam sendiri. Dan itu bahaya ya..

Dari pemaparan di atas, ternyata kita tahu bahwa emosi itu tidak hanya marah-marah ya, ayah bunda

Jadi emosi itu adalah perasaan yang muncul pada diri seseorang akibat dari suatu kondisi atau bisa juga berasal dari suatu interaksi

Jika kita sebagai orang tua telah menerapkan pelatihan emosi kepada anak ada banyak *manfaat* yang bisa ayah dan bunda dapat lho

1. Anak akan mempunyai kesehatan fisik yang lebih baik, jadi anak tidak mudah sakit-sakitan 😊

2. Prestasi anak akan lebih baik

3. Membangun hubungan pertemanan yang lebih baik dan sehat

4. Lebih sedikit mempunyai masalah perilaku

5. Kecenderungan untuk melakukan kekerasan menjadi lebih kecil

6. Mengurangi resiko-resiko negatif yang dihadapi anak

7. Mempunyai keahlian untuk menyelesaikan masalahnya dengan lebih baik.

Jadi kesimpulan dari pembahasan di atas, bagaimana kita sebagai orang tua meminimalisir untuk tidak membentak anak adalah :

1. Ayah dan bunda harus sering berlatih kesabaran ya, bagi umat muslim bisa dengan memperbanyak istighfar.

2. Jangan sekali-sekali mengeluarkan kata-kata yang tidak baik/sumpah serapah

3. Untuk Ayah bunda yang memiliki anak di usia toodler maupun pra sekolah, ketika anak sedang rewel (Tantrum) biarkan sejenak anak mengekspresikan emosinya baru setelah dirasa cukup baru peluk/gendong anak dan ajak bicara apa yang dia mau

4. Dan terakhir, anak itu adalah sebuah titipan dari Sang Pencipta. Banyak para orang tua lainnya yang tidak seberuntung kita yang sangat menginginkan kehadiran sang buah hati. Jadi jaga dengan sangat baik anak-anak kita ya , ayah bunda

5. Tegas tapi bukan berarti membentak/melukai hati anak

*Pertanyaan 1*
Bagaimana menangani dan meningkatkan rasa percaya diri pada anak yang semakin memburuk karena dampak dari pengasuhan orang tua sebelumnya( orang tua pernah marah dan membentak anaknya) serta yang paling penting rasa percaya diri yang tinggi di sekolah dan bidang akademiknya?

Jawab :
Hal yg pertama lakukan komunikasi yg baik dengan pasangan ( ayah bunda) untuk berkomitmen tidak akan melakukan atau mengulangi hal tersebut, karenan keberhasilan pengasuhan yaitu kontribusi dan komitmen di orangtua yg mengarahkan seperti apa pengasuhan yg akan di berikan oleh orangtua kepada anaknya. Yg kedua bangun komunikasi antara orangtua dengan anak agar kita mengetahui apa yg di rasakan serta di inginkan. Ayah bunda bisa mengajak anak kesuatu tempat untuk refreshing dan quality time (dalam artian seperti pekan ini hanya quality time dengan bunda dan pekan depan dengan ayah) agar anak bisa leluasa menyampaikan sesuatu yg iya mungkin di pendam selama ini. Dan coba ajak anak bermain yg bisa meningkatkan kepercayaan dirinya seperti berkuda, memanah, trampolin serta lakukan minimal sebulan sekali.

Dan kira-kira ini penyebab anak jadi gak percaya dirinya itu apa? Bisa digali lebih dalam dulu, karena gak pd alasannya pasti bukan cuma dibentaknya tapi muatan apa yg *orangtua katakan* sampai anaknya gak pede. Seandainya udah ketemu, ya orangtua baiknya minta maaf secara spesifik dan kasih afirmasi kalau anak itu berharga

Kalau memang bisa, coba ngobrol sama anaknya dan gali kenapa dia ngerasa gak pede atau gak bisa. Apa orangtua pernah meremehkan anak sebelumnya?

Percaya diri di sekolah itu  maunya seperti apa? Maksudnya harus tampil, berani maju, aktif? Tapi sebenarnya orangtua sudah tahu belum bakat dan potensi anaknya dimana?

Sebaiknya memang anak usia sekolah tidak perlu dituntut untuk berprestasi dan PD, tapi ciptakan kondisi nyaman dan sesuai minat anak.

Mengingat masa sekolah masa industry vs inferiority kata erik erikson, fokus ke kegiatan yg membuat anak menikmatinya dan kalau dia menemukan hal yang membuat dia unik + ngerasa dia hebat disitu otomatis akan pede dengan sendirinya

Tapi ya akan susah, kalau orangtua selama ini cuma merendahkan bakatnya atau dibandingkan sm anak lain yg jelas beda minat bakatnya dengan anaknya

Jangan sesekali memaksa kehendak orangtua, menuntut anak untuk sempurna.. jika  orangtua melakukan hal tersebut bukan hanya sekedar anak menjadi tidak percaya diri tetapi membuat anak stress juga. Diingat lagi ya Bun jngan mengkritik, terima anak apa adanya dan beri dia stimulasi sesuai keinginannya

*Pertanyaan 2*
2. Bagaimana menangani emosi (negatif=suka teriak dan memukul) anak yg jarak umurnya berdekatan, bahkan emosi anak yg lebih tua sampai ditiru oleh adik-adiknya. Sehingga terjadi pertengkaran antar saudara yang berujung orang tua membentak anaknya( padahal dari pagi orang tua sudah berniat untuk mengasuh anaknya dengan baik tanpa membentak tapi terbawa oleh emosi dan kondisi) usia anak 6 th dan 4th.

Jawab :
Untuk bunda yg memiliki 2 anak. Bun hal pertama yg bunda harus lakukan buatlah diri bunda merasa bahagia terlebih dahulu,isi kesabaran bunda secara ekstra dan libatkan ayah dalam proses Pengasuhan. Bunda dan ayah perlu memahami penyebab anak terkadang bertingkah seperti itu ( si Kaka ) Serta ingat *setiap anak itu unik dan memiliki karakter yg berbeda2* walaupun satu rahim. Usia anak bunda ( si Kaka) sudah cukup untuk bisa di ajak bicara. Berikan pemahaman secara perlahan-lahan kepada anak pertama bahwa dirinya sudah menjadi Kaka. Walaupun sulit tpi perlahan lahan anak akan mengerti. Sehari hari bunda dan ayah sebagai role model bagi anak lakukan atau biasakan berkata baik melakukan tolong menolong dan mencontohkan kasih sayang. Ayah bunda disini harus sigap ketika anak akan memukul, bunda dan ayah segera memeluk atau mengalihkan.

Disini saya juga menekankan rewards dan punishment agar ketika anak teriak atau memukul punishment apa yg membuat anak tidak akan melakukan hal tersebut, hukuman bukan Berti hal yg kejam tetapi yg dapat mencontohkan ke hal baik. Atur bondong time juga nih Bun dengan tiap anak dan selalu istighfar ya Bun ketika ada hasrat untuk membentak, ga ada ibu yg sempurna tapi kita berusaha sebaik mungkin

Ayah bunda terus semangat dan jangan sampai pilih kasih antara 2 anak sehingga anak pertama tidak menimbulkan perasaan iri dan takutnya nanti akan lebih meluapkan kekesalan kepada ayah dan bunda.

*Pertanyaan 3*
 Bagaimana cara menangani anak yang suka merebut mainan temannya, dan jika tidak terpenuhi keinginannya maka anak akan refleks memukul temannya (usia anak 2 tahun)?
Jawab :
Memukul terkadang bagian interaksi yg normal bagi balita. Anak terstimulasi lebih, semangat yg lebih atau sangat bergembira lalu anak meluapkan nya dengan pukulan. Tapi anak blm paham kalau memukul itu dapat menimbulkan masalah,
mereka tidak ada niat untuk bertindak buruk.

Pendapat saya, anak yg suka merebut mainan temannya, biarkan saja Bun kita jngan mencegahnya terlebih dahulu. Kita melihat bagaimana si anak bisa mendapatkan mainannya itu, sebab jika kita langsung melerai dan terkadang langsung menggendong anak atau bahkan memberikan maianan lain dengan harapan mengalihkan agar anak tidak berebut. Justru anak kelak tidak dapat menyelesaikan masalahnya sendiri. Dan ketika anak sudah merasa kesal dan mau memukul temannya bunda dengan sigap memegang tangan nya dan memberikan contoh minta maaf ke temannya . Tapi klo anak bunda sudah bisa di ajak bicara dan sudah mengerti alangkah baiknya bunda sudah mengajarkan kelola emosi pada anak sesuai yg sudah saya paparkan di atas. Dan jngan lupa terapkan rewards dan punishment 😊

Serta orangtua perlu menerapkan hal disiplin agar anak mengerti bahwa memukul bukanlah tindakan yang baik. Coba berikan alternatif tindakan seprtu hentakan kaki untuk meluapkan emosinya bunda bisa beritahu ke anak .

*Pertanyaan 4*
 Bagaimana cara menangani anak yang tantrum( saat ditinggal oleh temannya banyak mau, ingin a,b,c namun jika tidak dituruti berujung tantrum) , padahal ibu masih menyusui adiknya?
Jawab :
Kenapa si anak bisa Tantrum ? Ayah bunda Tantrum aspek pengasuhan yg paling menantang. Saat anak Tantrum kita sebagai orangtua sangat ga berdaya dan kewalahan. Tapi amarah pada anak penting bagi kesehatan emosi dan ada point penting buat orangtua, yaitu menjadi belajar tenang di hadapan anak. Dengan anak amarah, luangkan waktu untuk mempraktikkan seperti bagaimana berbicara atau berinteraksi dengan teman, berikan pelukan dan empati serta izinkan anak untuk mengekspresikan emosi sambil anak belajar bahwa ia perlu menahan emosi ketika ia masuk ke lingkungan sosial.

Dan bunda masih memiliki anak yg menyusui, lebih baik bunda berikan waktu lebih kepada Kaka, si Ade bisa bunda minta bantuan kepada keluarga besar atau bahkan jika bunda menggunakan jasa pengasuh pegang sebentar adek dan bunda lebih meluangkan waktu sama Kaka. Jika bunda work mom sehabis pulang kerja jnga mencari adik dlu tetapi Kaka tanya dan dengarkan Kaka, ketika adik sudah bisa dan mengerti barulah orangtua harus pintar membagi waktu, jngan sampai memperlihatkan ketidakseimbangan kasih sayang maupun waktu antara Kaka dan adik

*Pertanyaan 5*
Bagaimana cara orang tua mengekpresikan dan mengungkapkan kasih sayangnya kepada anaknya, dan membuat anaknya paham walaupun dengan keterbatasan, orang tua tetap sayang kepada anaknya.
Jawab :
Menjadi orangtua itu suatu perjalanan yg sangat berkah dan sangat panjang.didik anak dengan cinta dan ikhtiar. Bunda dan ayah juga perlu memiliki konsisten untuk menentukan tujuan pengasuhan yg diinginkan.

Mengekspresikan kasih sayang banyak sekali ragamnya,seperti mendoakan anak2 kita agar menjadi pribadi yg shaleh dan shalihah, tidak hanya doa saja tapi berikan perhatian, bisa menjadi teman cerita, selalu menempati janji, berikan waktu luang atau ada di saat anak sedang membutuhkan kita, memberikan kepercayaan dan dukungan dan masih banyak lagi yg bunda dan ayah bisa lakukan. Ketika kita dipilih oleh Allah menjadi orangtua, Allah pasti memberikan kekuatan dan kemampuan kita untuk memberikan pengasuhan yg baik. Yg kita kira ga mampu atau ga punya karena keterbatasan tapi ternyata kita mampu. Jngan pesimis. Terus bersabar ya Bun dan ayah, sabar mendidik anak dengan kemampuan maksimal yg kita miliki semoga menjadikan penghalang bagi kita dari api neraka.

*Pertanyaan 6*
Bagaimana menangani anak yg sedang aktif-aktifnya dan rasa ingin tau yg besar agar kita sebagai orang tua tidak marah saat anak tidak mendengarkan apa yg orang tua sampaikan?
Jawab :
Orangtua sudah paham untuk mengendalikan emosinya sendiri, karena setiap orangtua cara meredam emosi berbeda-beda dan unik, anak akan lebih mudah mengendalikan emosinya dan excitementnya juga klo orangtuanya tenang dan stabil. Sebenernya bunda tinggal mengingat kembali bagaimana manajemen emosi bunda selama ini, dan hanya bunda yg tau kpn anak paling anteng dengerin ucapan kita, kita akan marah klo anak lgi rewel di tambah kita marahin dia.  Kalau saat kita panggil anak lagi asik sibuk, apa cuman dipaksakan aja ngomong tanpa peduli kondisi anak lgi denger atau ngga. Itu yg ada buang2 energi kita yg harusnya buat berbenah (bahasa saya ya Bun) malah udh cape duluan. Coba cari kondisi anak paling rewel dan bicara pelan2. Terus belajar  kendalikan dengan baik. Anak ga akan ngerti bahasa kasar atau ucapan yg keluar karena emosi bunda yg ga terkendali. Masa aktif anak hanya sebentar Bun, jngan sia2kan. Klo sudah ia keluar dri rumah (berkerja, pesantren, kuliah, menikah) pasti bunda kesepian, kangen . Jadi terus semangat melatih emosi. Latih kecerdasan emosi anak yg sudah saya paparkan di materi.. *jangan lupa istighfar bunda* 😊

*Pertanyaan 7*
 Bagaimana cara orang tua memastikan bahwa anak(usia 8 tahun) tidak meredam kemarahan kepadanya setelah anak dimarahi (setelah memarahi anak, orang tua menjelaskan alasan kenapa orang tua marah)?
Jawab :
Anak peniru yang baik,70-80% kejiwaaan anak terbentuk dari peniruan yg ia dengan dan ia lihat. Hati-hati ketika bunda memarahi anak. Tetapi jika sudah terlanjur segera minta maaf ya . meminta maaf bisa menjadi pembukaan pembicaraan orangtua dengan anak. Anak-anak sangat mudah sekali memaafkan dan membuat mereka merasa lebih baik bagaimana mereka memandang orangtua dan dirinya sendiri.

*Pertanyaan 8*
 Bagaimana cara menangani anak usia 6-7 tahun yang memiliki karakter kinestetik? Dan mudah mencontoh perilaku anak dibawah usianya. Seharusnya peran orang tua seperti apa agar anak mengerti bahwa tahap perkembangannya seharuanya pada usia 6-7 tahun, bukan usia dibawahnya.
Jawab :
Coba bunda perhatikan tontonan anak, atau apa yg sering iya lihat di tv maupun hp. Karakter kinestetik tidak semua bisa menjadi dampak negatif ya Bun, bisa juga menjadi dampak positif. Bisa jadi anak bunda memiliki kecerdasan kinestetik yg tinggi. Walaupun bunda merasa kewalahan maupun di tempat umum dan orang yg tidak tahu menganggap anak bunda hiperaktif.  Tapi klo bunda ingin lebih percaya dan cek dengan jelas bisa Konsultasi kan langsung ke dokter anak, maupun psikologi anak. Sebenarnya anak dengan karakter kinestetik ini memiliki kebutuhan yg cukup besar untuk menyalurkan keinginannya bergerak dengan benar dan lebih banyak dri anak seusianya.
Karakter kinestetik ini bukan suatu kekurangan ya Bun, hanya saja bagi saya anak mengekspresikan dirinya bisa jdi lewat gerakan. Disini peran orangtua dan orang sekitar dpt membantu anak untuk mengontrol gerakan tubuh ketika menangani suatu objek, bisa juga mengontrol tubuh anak ketika anak sedang aktif agar anak menjadi cekatan, untuk melatih keseimbangan. Bunda juga bisa bermain peran seperti main dokter2an, karenan anakn karakter yg mudah bosan saat belajar apalagi gaya belajar yg hanya duduk diam dan mendengarkan.  Bisa juga bunda dukung hobinya atau ajak anak membuat sesuatu. Dan terus mencari wawasan tentang pengasuhan ya Bun supaya terus semangat mengasuh anak yg makin aktif. Jangan menyerah 😊

*Pertanyaan 9*
Bagaimana mencegah dan mengatasi dampak buruk pergaulan anak-anak (kasusnya anak usia 3 tahun berteman dgn anak usia diatasnya sekitar 4 tahun, kemudian dia meniru perilaku buruk dari anak 4 tahun tersebut, suka kasar baik omongan atau tindakan bahkan sudah mengenal istilah pacaran)
Jawab :
Orangtua ikhtiar memperbaiki perilaku anak seperti perhatikan sumber harta jngan sampai ada secuil harta haram, perhatikan akhlak diri kita jnga sampai anak menirukan hal yg negatif dri diri kita sebagai orangtua, perhatikan game/tontonan anak/bacaan yg ia baca jngan sampai anak terkontaminasi dari hal itu, perhatikan teman2nya jngan2 dari temannya bisa anak meniru, perhatikan ucapan dari guru maupun orang dewasa sekitar jngan2 ada ucapan yg keliru dan diingat selalu oleh anak, perhatikan apakah kita sudah memberikan edukasi, teladan bahkan waktu kebersamaan yg lebih untuk mereka. Apakah ayah selalu terlibat dalam pengasuhan . Perlu kita koreksi hal tersebut

*Pertanyaan 10*
 Bagaimana mengatasi anak cewek usia 10 tahun yang suka ngambek krn keinginannya tidak dipenuhi oleh orang tua. Apakah anak dalam usia tersebut dalam tahap wajar kalau suka ngambek?
Jawab :
 Orangtua pasti sering khilaf dan seringkali marah tanpa bisa terkendalikan . Anak pun marah ketika keinginannya tidak terpenuhi, koreksi terlebih dahulu dari diri kita sebagai orangtua.
Kalau mau anak kita sabar, kita dulu harus bisa sabar.
Apakah sikap ngambeknya itu mirip dari bunda atau ayah, kalo mirip anak menirukan,, jadi siapa yg harus di perbaiki ? Pasti tentunya orangtuanya.

Anak memiliki kelebihan yang sangat luar biasa, anak kita semua pintar sekali mencontohkan dan mengikuti apapun yg dia lihat maupun dengar sehingga memudahkan kita untuk mengajarinya dan memberikan contoh.

Jadi kalau kita sebagai orangtua tidak menginginkan anak seperti itu ( selalu ngambek dan harus di turutin) maka orangtua berubah dlu maka nanti anak akan mengikuti. Ajarkan juga disiplin, karena klo kita melihat cara Rasullullah mendidik anak dan di lihat dri tahapan, di tahapan umur anak bunda harus di ajarkan disiplin dan tanggungjawab.. semangat bunda untuk melatih 😊

Closing statement :
Terus Latih emosi anak agar anak mampu mengoptimalkan kecerdasan emosinya, membentak bukan solusi untuk mengarahkan anak agar bersikap baik, justru sikap anak malah sebaliknya. Jangan malas untuk memeluk anak atau mendekatinya dan mengajak bicara meskipun kita sedang sangat sibuk ketika anak sedang berulah, jangan hanya meneriakinya ya.
Ingat untuk selalu sabar dalam mendidik anak, karena kelak anak bisa menjadi penolong kita untuk masuk ke surga
****************************

(Silahkan disebar untuk kebermanfaatan yang lebih luas lagi)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Marathon di Bulan Ramadhan

Dalam suatu hadis, Allah menawarkana bahwa setiap hari di Bulan Ramadhan, setiap waktu matahari terbit, Allah mengangkat 1 juta orang di dunia yang aslinya ahli neraka, menjadi ahli ibadah.

Maka ramadhan ini waktu nya kita marathon ibadah,waktu yang sangat sempurna untuk lari dari neraka.  Semoga kita termasuk dalam 1 juta orang itu. Jaga diri kita dari neraka. Bentengi  terus. Apa saja lakukan untuk bisa menjadikan 1 orang dari 1 juta orang di dunia itu. Banyakin berdoa, kurangin mencela.  Berharap kepada Allah agar diterima, penuh-penuhin hati kita dengan taat, maka carilah pergaulan yang taat.
Sehingga dari hari ke hari di bulan Ramadhan ini yang harus kita lakukan adalah :
1.       Niat, memnuhi ibadah di bulan Ramadhan
2.       Hijrah, melangkahkan kaki kita untuk lebih baik
3.       Ingat, Allah itu memperkenalkan dirinya dengan kalimat Bismillahirohmanirohim, Allah menyebut DiriNya Penyayang dan Pengasih, bukan bilang, Aku adalah Tuhanmu yang menciptakanmu, maka sembahlah Aku. Artinya, Allah itu Sangat penyayang, dan pemurah, pemaaf, dn segalanya yang tertuai di Asmaul Husna, dengan demikian kita diharap berakhlak seperti sifat-sifat yang ada di Asmaul Husna. Allah mengajarkan tentang ketulusan. Meski kita melakukan dosa sebesar apapun, asal bukan syirik, maka Allah akan mengampuni dengan kasih sayang-Nya yang sangat luas.
4.       Bagi pria, perbanyak beri’tikaf di masjid, sedang bagi perempuan I’tikaf di rumah, maka jadikan rumahmu seperti masjid, bukan seperti kuburan, padahal kamu belum waktunya di kuburan.
5.       Memulai dan mengatur waktu, ingat, penuhi bulan ini dengan ibadah, kita fokuskan untuk Allah

Habib Alwi Al- Haddad adaah seorang waliyullah. Kitabnya sangat banyak. Banyak poll. Beliau juga membuat doa-doa, yang mana dengan doa itu akhirnya bisa kit abaca, untuk meminta kepada Allah. Doa-doanya itu seperti gak pernah kita kepikiran akan berdoa seperti itu tapi beliau kepikiran, dan akhirnya ditulisah. Maka ada doa setelah membaca surat Yasin, Tahlil, Rotib Al-Haddad, Wirdhu Latif, Qosidah, bahkan bacaan yang masyhur ketika ziarah ke makam waliyullah itu juga beliau yang membuat.  Sesungguhnya, tidaklah lisan itu lancar dengan doa kecuali tanda Ridho-Nya Allah, berarti dia adalah orang yang dekat dengan Allah.
Inilah hal yang harus kita syukuri, kalau tidak ada peninggalan-peninggalan beliau dari para salafushalih, maka mungkn kita bingung. Pernah gak ngerasa bingung mau doa apa ke Allah ? Dihati itu pengen ngomong, tapi bingung gimana kata-katanya.

Saya sangat terheran dan takjub, karena kitab Habib Alwi Al Haddad ini sangat banyak, dan sangat bagus. Kebanyakan isinya mengajarkan agar kita bisa lebih mencintai akhirat daripada mengajar dunia. Sehingga, bikin adem ati pas ngaji kitab beliau.
Teringat akan cerita dari guru saya, Ustad Afif, beliau dan Ustad Awar yang mengajarkan untuk membaca Ratib Al-Haddad, dan Alhamdulillah saya diberi yang versi lengkap, beserta sanad dari pembawa Ratib ini yang ke Malang, yaitu Habib Abdulqodir bin Ahmad Bilfaqih, Habib Abdullah bin Abdulqodir Biilfaqih, dan Habib Alwi Alydrus, yang guru saya mendapatkannya dari sanad Habib Hadi, yang saat ini beliau masih hidup. Hendaknya Ratib ini harus istiqomah dibaca, bagaimanapun keadaannya, ditargetkan berapa kali sehari, pokok harus istiqomah.
Jadi cerita guru saya yang juga suka sekali, bisa diibaratkan ngefans banget, yaitu, Habib Alwi Al Haddad adalah seorang yang buta dulu waktu masih hidup. Dan beliau sangat tawadu’ dan banyak orang yang tidak suka kepada beliau. Beliau juga mempunyai murid tapi sedikit. Ketika beliau meninggal, lalu kemudian beliau terkenal berkat murid-muridnya yang mengajar di berbagai tempat.  BeliaUntuk leu memang seorang wali, bahkan wali quthub sejak remaja dan menajdi wali selama 60 tahun. Untuk lebih mengetahui beliau, bisa di lihat di web yang memuat biografi beliau. 
Para salafunashalih memang yang mereka minta adalah dimuliakan dari ibadah, tidak seperti kita, umat zaman akhir yang terlalu banyak mengejar dunia. Akhirnya, Allah memuliakan mereka. Sudah lama mereka tidak ada di dunia, tapi namanya masih sering disebut orang, kitabnya masih dipelajari, dan banyak orang yang mengirimkan doa, padaha sudah bisa dipastikan beliau masuk surga.

Keutamaan 5 perkara yang hanya diberikan umat Nabi Muhammad SAW di Bulan Ramadhan bagi yang berpuasa sungguh-sungguh adalah :
1.       Aroma mulut orang yang berpuasa, di mata Allah lebih wangi dari minyak kasturi
2.       Orang yang sedang berpuasa sesungguhnya keadaannya dibacakan istigfar oleh seluruh ikan-ikan yang ada di laut sampai berbuka puasa (pada laut sedunia)
3.       Allah memperindah surgaNya setiap hari di Bulan Ramadhan, Dikisahkan malaikat bertanya, “Mengapa setiap hari kami harus menghias surgamu ini Ya Allah… ”, “Ini bulan Ramadhan, sebentar lagi hamba-hamba-Ku yang sholeh akan kembali, jaga-jaga buat mereka yang saat ini kembali, mereka tidak aku masukkan barzakh tapi Ku masukkan surga”Jawab Allah. Jadi, bagi orang yang sholeh dan meninggal di Bulan Ramadhan, di alam Barzakhnya rasa surge. Padahal  surga itu sudah indah, tapi tetep diperindah lagi, diperindah lagi, saat Ramadhan
4.       Setan diikat, dan tidak ada yang selamat 1 pun di bulan ini
5.       Diampunilah di setiap malam oleh Allah, dibayarlah kerja kita dalam 1 hari penuh itu (puasa, sholat, dzkir, sedekah, dan amalan serta ibadah yag lainnya). Sehingga ia menjadi orang seperti bayi dilahirkan. Bersih dan suci, yang mana puncaknya adalah saat Hari Kemenangan, yaitu 1 Syawal
Dari Dauroh Romadhon di Majlis Banaat Zahra, 26 Mei 2018, setelah vakum 5 hari karena harus masuk sekolah, hiks, But Stay Alhamdulillah masih bisa menuntut ilmu di bulan ini.

Ditulis ta

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Apa Mimpi Kamu ?



Apa mimpi kamu?
Mimpi? Hm, banyak.

Sejak kelas 2 SD, aku selalu berharap menjadi seorang pengusaha. Kenapa? Yaaaa karena, kupikir pengusaha itu keren, uangnya banyak, dan bisa jadi kita tak perlu capek bekerja, tinggal liburan dan bersama dengan keluarga, tapi tetap ada penghasilan alias uang yang masuk ke dompet.
Hihihii.. sangat klasik, terdengar seperti milik seorang materialis
Yah, jujur, itu karena background ku yang harus selalu usaha sendiri tuk dapatin barang yang ku mau.

Karena itulah, berjualan adalah sesuatu yang harus terus kulakukan hingga akhir hayat #ceileh, nikah aje belon.

Nah, trus saat SMK, ku pingin jadi ahli IT sesuai jurusan ku, namun sepertinya kurang cocok. Ku masih suka, tapi ku ingin bljar yang lain.

Nah, pas lulus SMK, bingung dah mo kemana, akhirnya ya ngawur aja dah, milih yang gampang tapi sekalian, belajar agama. So, I choose Islamic education department.
Wuzzzzz modal pengen belajar agama ama nekat aja nih.

Belum ada gambaran kalo bakal jd guru, kayak gak sadar will be a teacher

Semester 1, aku masuk ma'had (pondok) uin malang. Wah, ini pertama kalinya ku mondok. Wah, kayak apa ya rasanya. Wah bisa gak ya, ngaji ku masih berantakan tulisan arab juga, apalagi bahasa arab, sama sekali tak bisa. Jangan kan itu, ada pelajaran ta'lim afkar aja, aku gak tau apa. Hm, ternyata, ngaji kitab, ku baru tau n sadar aktivitas itu ketika semester 5. Ya, setelah lama berjalan ku baru tau.

Ternyata kegiatan pondok sangat padat, ditambah kuliah yang aku kaget dibuatnya. Gak mudeng.
Eits, tapi saat ta'aruf ma'hadi (pengenalan ma'had) ku takjub melihat musyrif dan musyrifah yang kelihatannya keren. Hm, selanjutnya ku bakal aktif di kampus, rencanaku.

Tiba saatnya, entah suatu moment apa, oh iya.. aku ingat. Waktu lulus SNMPTN di UIN, bapak bilang gini, "Siapa tau nis, kamu bisa jadi penghafal Alquran".
Wah, insyaAllah Pak, sepertinya itu keren. Sesuatu yang tak biasa.

Nah, saat ku tau ada organisasi penghafal Alquran, waaaah, aku ya girang, seneng, semangat. Namanya HTQ, Ha'iah Tahfidzul Qur'an. Saat ada Oprec nya, wah ya jelas ndaftar lah.
Saat itu,ku ketemu orang2 yang masyaallah, teduh2 gtu dilihatnya. Bener2 bikin adem.
Ku ketemu temen PAI, anaknya cantik, aku ngefans. Ngeliatnya, sumpah adem. Mereka kayak boneka, maksudku, cantik. Seneng ngelihatnya. Aku pun beranikan diri mengajak kenalan, mereka menyambutku, sungguh, sangat ramah. Yang pertama, namanya Ziana Walida. Yang kedua Dila. Lalu ketika diklat, aku sering aktif dan ikut games, yessss ku dapat hadiah notes. Wah,seneng syekalee, notes itu kubuat nulis quote2 dari orang2 hebat yang kutemui di kampus. Sengaja. Aku pengen bikin sejarah. Dan, notes in masih ada loooooh.
Dan kuingat, saat itu aku jadi peserta terbaik diklat. Masyaallah, ku tak menyangka, baru kali ini bisa punya kesempatan maju di depan umum. Hmm, padahal modal aktif tanya, tapi emang gak tau waktu itu aku kayak gampang gtu aktif n interaktif. Hehehe
Sejak itulah, ku tambah mimpiku. Aku ingin menjadi penghafal Alquran, pengen nyenengin bapak. Udah itu ajah.

Eits tapi, eiforia itu tak berlangsung lama, karena ternyata menghafalkan alquran itu butuh perjuangan yang sungguh2. Aku sungguh2 ingin jadi, tapi, start ku adalah kembali lagi belajar mengaji. Tidak seperti teman2 ku yang ternyata memiliki hafalan sebelumnya. Singkat cerita, mimpi in masih ada, namun masih di titik yang sangat kecil sekali. Dan masih berupa garis putus-putus. Alias, kadang ngaji kadang enggak. Eala nis,nis..
Aku masih berjuang menggapainya.

Sampe pada saat semester 2, aku tertarik ikut FLP, forum kepenulisan. Yah, jujur aja yah, aku dari dulu suka nulis. Nulis diary, wkwkwk. Jadi ya,, modelnya kayak begini ini, ya tulisan inii. Terus aku juga suka baca novel, yangmana novel ini ada hubungannya dengan FLP. Jadi deh ku ngikut, kali aja bisa ketemu Asma Nadia, hehehe.
Saat itu, yaa enak sih, dapet temen baru, ku jadi kenal mbak Rizza Nasir. Kakak kelas, beda jurusan. Orangnya keibuan banget, baik, energic, tulisannya bagus. Beh, ngefans aku.
Mengikuti forum ini, meski tak bertemu Asma Nadia, tapi ku pernah bertemu Helvy Tiana Rosa, kakaknya. Di acara seminar itu ku bertanya dan dapet novel deh Asyik,, yeyyy aku memang suka barang gratisan hahaha. Novelnya bagus ngets judulnya Mei Hwa, karya Afifah Afra, alhamdulillah beruntung dapet novel ini, bagus banget.
Disini lah aku mulai tertarikkk banget sama aktivitas menulis. Sampe sekarang. Ohya, dulu waktu SMK ku juga sdh punya blog. Disitu aku sudah post tulisan2 ku, yang apa adanya. Jadi ku sudah suka menulis memang sejak dulu, apalagi pas ke toko buku, beh, bawaannya pas pulang jadi pengeeeen banget jadi penulis. Terus buku ku ada di toko itu, waaah kerennnyaaaa, dalam imajinasiku. Wkwkwk.
Jadi, ya.. begitulah, aku punya mimpi jadi penulis.
Lepas tu, semester 3 ikut ADC (Advance Debate Community). Iyah, ini aktivitas yang penuh tantangan, ekstrim yah. Wkwkwk padahal ku cuma ikut 3x latihan, ku tak sanggup kalo jadi lawan, Tapi ku masih suka dan akan terus belajar, semaunya. Hahaha.
Daaaan alhamdulillah dr ikut organisasi ini Jd kenal banyak teman2 jur Bahasa Inggris yang membuatku semangat, trs jg udah musimnya nih, exchange wkwkwk

Alhamdulillah, saat semester 4 aku ikut forum perwakilan kelas, dmn dapet beasiswa dr fakultas untuk 1 semester ini. Alhamdulillah ya Allah, tau aje, maklum sejak semester 1-3 daftar beasiswa blm lolos rumornya karena ku tak ikut suatu partai hits di kampus.

Nah, tiba di semester 5 nih, aku masuk kelas E. Trs jg daftar Jd Kader Elzawa (organisasi kampus yang menangani zakat para dosen dan pegawai di kampus) biar.dapet beasiswa di semester ini n semester 6. Disinilah titik awal perubahan yang besar terjadi. Kala itu aku bertemu dengan staff nya, ku memanggilnya ustad Anwar. Dan Ada lagi satu ustad, yaitu ustad Afif. Saat itu, aku dan teman2 ku kader, merasa akrab satu sama lain. Ditambah, ustad Anwar dan ustad Afif, mengajak kami tuk "ngaji kitab" dan membaca maulid. Waaah, sontak saja teman2 ku yang mayoritas amlumni pondok saaangat senang Dan setuju. Aku ? Ngikut ajah.
Meski seperti biasa, ku belum tau apa itu ngaji kitab. Hem, parah banget kan yaaak

Alhamdulillah, sejak saat itu sampai sekarang, aku masih ngaji kepada guru2 ku. Berkat beliau lah, ku benar2 merasa mendapat kan sesuatu yang sangat berharga di masa2 kuliahku.

Nah, masih di semester 5 nih, aku ikut organisasi nasional, yaitu NYL (Nusantara Young Leader). Awalnya ngasal, pengen dapet tmen2 baru, n biar bisa punya banyak temen, dimana2. Wkwkwk
Saat itu, aku diklat di Lembang, Bandung. asyikkk, horee, banget pikirku waktu itu. Ku ketemu dgn temen2 dr UI, UGM, ITB, UNAIR, UNY, UIN Bandung, dari banyak kampus lagi dah
Seneng bareng mereka, aku jadi tambah semangat tuk jadi agent of change yang bener2 biar bisa berkontribusi tuk negara ni.  Dan, mereka rata2 sdh pernah exchange. Wah semangat ku bener2 membara kala itu. Pemuda harus jadi Inspirasi. Maybe cerita lengkapnya kapan2 ya.
Ohya, dari NYL, aku juga ketemu temen2 yang aktif di SB (Sahabat Beasiswa) dan mereka cerita bahwa tu komunitas asyik banget. Jadi deh aku kenal lagi ama komunitas ini, n katanya emang mau ngadain di malang. Dan jadilah aku inisiator sb chapter malang bareng temen2 kayak mas bay, mas taupan, jefri, n reva. Yes, we are 5 person n nambah lagi nambah lagi personil. Komunitas ini pun semakin membesar dan bnyak anak yang terjun.
Mimpiku? Waaaah ya jangan tanya, nambah lagi, bener2 mimpi pengen lanjut S2 diluar negeri.

Semester 7 terakhir masa perkuliahan. Aku  fokus kuliah n mempersiapkan magang di salah satu madrasah negeri di Kota Malang.  Tak lupa nih ya, aku juga masih aktif ngelesin anak SD, n Les ngaji. Nah, pada tanggal 15 Januari 2015 aku nekat membangun sebuah bisnis jasa, yaitu bimbel Master Genius. Cerita lengkapnya, ntr yaa

Di semester 7 n 8 aku aktif menjadi relawan, seperti di IYE , PPPA, Kelas Inspirasi, dan jadi guru ngaji di TPQ Tholibul Haq sampe sekarang. Ohya di semester 8, akhirnya aku mendaftar ikut IPPNU, karena kecintaanku pada NU atas didikan ustadku.

Nah, aku memang masih ngaji sama ustad Anwar, tapi telah selesai dengan ustad Afif. Meski begitu, aku tetap harus ta'dzim pada beliau. Beliau juga merekomendasikan agar aku mengaji di Majlis Ta'lim. Jadilah aku pun saat itu mulai mengaji di Majlis Ta'lim Habib Sholeh, Majlis Ta'lim Al Husna, dan Majlis Ta'lim Banaat Az Zahra.
Sejak itulah, aku gemar tholabul ilmi. Aku gemar ikut majlis dan maulid.
Maka sejak itu, kuputuskan pula, bahwa aku mempunyai mimpi, untuk terus belajar, menggali ilmu agama. Karena, pada hakikatnya, ilmu yang paling penting dan yang paling kita butuhkan adalah ilmu agama.

Sampai  thn 2017, ada pula mimpi penting yang harus ada. Mimpi ini adalah, menjadi pengantin lalu menjadi ibu professional bagi anak2 ku nanti. Tak lupa, menjadi istri sholihah.
Itulah mimpi ku, meski banyak, namun tetap kujaga dan tetap  kuingat, sebagai motivasi agar terus mengembangkan diri. Menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain. Tak peduli, apakah ada ucapan terimakasih atau tidak. Tak peduli apakah ada yan tau atau tidak. Yang jelas, lakukan semua lillahita'ala.
Hanya ridho Allah lah yang kita cari. Karena Allah lah,kita melakukan apa yang kita lakukan sekarang. Dan seterusnya.

Malang, 13.41
Hari sabtu, selesai masak tahu bakso.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Belajar Ndongeng


Belajar Ndongeng nih buat anak2 kita nanti sekaligus untuk anak2 Indonesia ke depannya. Amiiinn

karena telat, yah ada beberapa yg belom kecatet hehehe
Pendapat pribadi nih, fase anak2 adalah sebuah fase penentu masa depan. Mereka lucu,imut, masih bisa diarahkan, dan belum tahu tentang suatu ilmu pengetahuan tapi rasa keingintahuannya tinggi.
Dunia anak2, masih sebatas mengetahui benda mati, gak dibatasi norma, tak dibatasi menilai dengan penampilan, namun ada 1 yang mereka ketahui, yaitu bisa merasakan. seneng, sedih, dingin, seru, panas. jadi mereka menilai dengan perasaan. Berbeda dengan orang dewasa, mereka menilai dengan mikir. Karena sudah mengetahui dari ilmu yang telah dipelajari.
Yang anak2 ketahui itu rasa. Maka, dunia mereka hanya main, main, dan main..., ðŸ˜€
Mendongeng atau menceritakan adalah komunikasi. Tentang menyampaikan pesan. Dalam agama pun, Allah memberikan kita pengajaran lewat cerita, lewat kisah2 orang2 terdahulu.
Nah, dengan mendongeng, kita bisa menyampaikan pesan dan menciptakan rasa, bahkan bisa melampaui dari apa yang dirasakan, bisa pula melunakkan perasaan, Menciptakan suasana bersama, Membangun optimisme, Anak bisa aware situasi dan kondisi karena telah terbiasa merasakan
Kunci dari mendongeng ada 5, yaitu, 1. Mental (kita harus punya mentalnah karena itu kita harus menetapkan tujuan. Apa sih,,, yang kita inginkan dari kita mendongeng.. misal, menghibur anak2, mengajarkan nilai2 moral dengan pemahaman dari perasaan yang dirasakan karena mereka belum ngerti dengan istilah. 2. Punya Cerita n menguasai cerita dan juga bisa membayangkan emosi dari tokoh dalam cerita, sehingga ketika disampaikan, audiens seperti baper gitu deh, wkwk. 3. Suara, harus dilatih. 4. Ekspresi, Ekspresi itu dirasakan dulu, lalu diluapkan, perasaannya kayak gimana... keluarin aja.. n lebay aja gpp.. krn emg hrs mendramatisir.. kan anak2 itu pake perasaan.. 5. Bahasa Tubuh, tubuh kita aja, udah bisa dijadiin properti yang luar biasa, MasyaAllah dah, baru sadar..
Langkah-Langkah Mendongeng :
Sebelum dimulainya mendongeng, kondisi dan perasaan anak2 beda2. jd hrs di satukan dulu. Bisa dengan basa basi,dll
Selalu lakukan kontak mata pada audiens, tatap mata mereka satu2, karena mata adalah jendela hati, dan kita bisa mendengar perasaan mereka dari mata. Lakukan apresiasi dengan menatap mata bagi anak yg menjawab pertanyaan
Hadap depan. Agar audiens tau gimana ekspresi kita, sehingga bisa merasakan. Jadikan setiap kata yang keluar itu ada rasanya.
Untuk cerita yang menyenangkan, tanda keberhasilan adalah ketika ada anak2 yang tertawa lepas, kadang sampai kram, maka jangan buru2 kita alihkan atau kita teruskan cerita kita, karena tawa seperti itu sangat tak mudah untuk ada, maka biarkan, agar seseorang itu menikmati. begitu jg dgn cerita2 yang lainnya...bagaimana respon anak2
Bahasa tubuh itu alami,, dari kegiatan ini aku baru sadar, ternyata Allah, Sang Pencipta telah memberikan kita anggota tubuh yang bisa digunakan untuk properti lengkap. Tangan kitam bisa memperagakan untuk sesuatu apa saja, semau kita, dan itu kita memeragakan dengan alami... tidak ada yang pasti.
Jujur terhadap perasaan saat ada di depan, biar kita tenang n gak terbebani. Misal, gugup, ya katakan aja.. "Anak2 kakak gugup nih.." Tanggapi dengan positif
Ada dramatisirnya, misal, bisik2.. Jadikan audiens gak tau gimana ending ceritanya
Jangan pernah terbebani dengan nilai moral yang harus disampaikan, karena sejatinya itu semua dirasakan.. Jangan dikasih kesimpulan, tp tunggu respondnya.. biarkan mereka berpikir. kita cukup bertanya, menurut kalian cerita nya gimana.. atau, kamu suka tokoh yang mana... sudah itu aja, gak usah disimpulkan.. biarkan mereka berpikir..
Jangan pernah merespond negatif dengan berkata jangan, tidak boleh.
Mendongeng itu ada 2, dengan membacakan cerita pada buku (dibaca aja tanpa perlu ada yang dirubah, sambil ditunjuk kata2nya, supaya anak tahu bahwa buku itu menyenangkan, ini mengajarkan literasi) dan dongeng kreatif (cerita boleh diganti, boleh disesuaikan dengan anaknya)
Mendongeng itu meluangkan waktu, bukan mencari waktu luang
Terakhir, lakukan semua dengan hati karena rasa itu akan abadi, sehingga seseorang bisa tersenyum karena mengenang sebuah rasa yang pernah singgah di hati  

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments